123 Street, NYC, US 0123456789 info@example.com

LAH OVER VIEW?

SEO

Google tak senang situs bersama pop-up berlebihan

Google tak senang situs bersama pop-up berlebihan

Menjelajah internet tentu kamu sempat menemukan web yg menimbulkan pop up. Entah demikian kita masuk ke websitenya, ketika meninggalkan websitenya, maupun dikala kita sedang berada di dalam websitenya. Kebanyakan popup tersebut berisi pesan-pesam pemasaran. Apakah kamu merasa terganggu dgn munculnya jendela-jendela pop up tersebut? Mayoritas kastemer internet menyebut mereka merasa terganggu.

Jikalau di web yg layarnya akbar saja dirasa menggaggu, lebih-lebih di monitor telpon pintar & mobile device lain yg ukuran layarnya relatif mungil. Bila terhadap monitor computer popup kemungkinan cuma menutup sebahagian mungil monitor, kepada ponsel canggih umumnya popup menutup semua monitor. Ingin tak ingin kita melihatnya. Ingin tak ingin kita membacanya. Teramat mengganggu sebab kita mesti jalankan sesuatu lebih-lebih dulu – kebanyakan meng-click tombol close – menyingkirkannya & meneruskan kegiatan yg sedang kita lakukan.

Kendala atas kenyamanan visitor web ini nyatanya tak luput dari pengamatan google. Rupanya raja mesin pencari ini tak mau mengirim penggunanya ke website-website yg lebih mementingkan duit daripada kenyamanan pengunjungnya. Google tak senang situs dgn pop-up berlebihan.

Baru-baru ini google mengumumkan bahwa sistemnya bakal sejak mulai memangkas situs & halaman situs yg terlampaui jor-joran memanfaatkan popup maka mengganggu pengunjungnya sendiri. Perubahan ini bakal sejak mulai diterapkan sesudah tanggal 10 januari 2017. Selengkapnya tentang pengumuman google tersebut sanggup diliat terhadap web resmi google. Petikan yg paling utama dari pengumuman google tersebut merujuk kepada website-website yg bakal dipangkas nilainya. Ini bunyi kalimatnya:

Artinya kurang lebih ialah “halaman yg mempunyai sisipan yg berlebihan maka mengganggu kenyamanan dibandingan bersama halaman-halaman lain di mana visitor serta-merta memperoleh isi tidak dengan ganjalan rupanya google mempunyai istilah sendiri utk praktek ini, ialah “interstitial“. Jikalau dipandang di kamus & wiki, interstitial ini kurang lebih sanggup diartikan yang merupakan sisipan, sesuatu yg menyelip & condong mengganggu. Kata ini diperlukan diantaranya merujuk terhadap tumor yg menyisip diantara otot. Oleh karena ini tentunya juga akan memperngaruhi suatu layanan jasa seo untuk meningkatkan sebuah traffic.

Tidak cuma kata interstitial yg merujuk kepada sisipan yg mengganggu kenyamanan visitor web dikarenakan tak dapat segera mendapatkan isi yg berguna cocok bersama pencariannya melalui google, ada satu kata lain yg pun butuh digarisbawahi, adalah “intrusive” yg dengan cara lugas sanggup diartikan juga sebagai berlebihan. Kesukaran yg berlebihan. Artinya google tak sama sekali anti dgn sisipan. Google tak meyukai situs bersama pop-up yg berlebihan. Pertanyaannya ialah seperti apa praktek yg dianggap berlebihan oleh google.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *